Dompet Digital Akan Menjadi Kejahatan Terorisme


Jakarta, - Perjudian Online kini semakin marak dikalangan masyarakat Indonesia maupun Asean. sistem yang digunakan dalam perjudian online adalah sistem deposit yang melalui transfer antar bank atau pun dompet digital untuk melakukan permainan judi online.

Maraknya sistem digital sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia dan di kalangangan asean.

sistem digital telah melahirkan terobosan teknologi finansial ( Fin Tech ). Dompet Digital adalah segmen Fin Tech yang telah bertumbuh sangat pesat di Indonrsia salah satu nya adalah OVO dan Gopay.

Pengguna Dompet Digital di indonesia mencapai 8,6 juta penduduk pada tahun
2016 dan setiap tahun nya menambah 5% jumlah penduduk di Indonesia.

dari sini lah Rizki selaku Sekjen BAKORNAS LEPPAMI PB HMI melihat adanya kelemahan dalam regulasi yang dibuat oleh pemerinatah.

"dalam kajian saya dan teman teman melihat adanya celah dalam transaksi dompet digital ini yang hanya menggunakan nomor telepon seluler". pungkasnya

Dompet Digital seperti OVO dan Gopay bisa membeli nya di minimarket dengan cara hanya memasukan nya nomor telepon seluler dan maksimal hanya 10juta pertransksi namun jika kita menarik uang tersebut transaksi pembelian bisa kembali dilakukan tanpa perlu harus berganti hari.

dalam peraturan bank Indonesia setiap perbangkan bisa melakukan sistem kliring yang bisa menditeksi transaksi yang dilakukan.

namun bagai mana untuk menditeksi transaksi yang di lakukan pembelian gopay atau ovo melalui minimarket dan lain lain ?. Hari ini gopay dan ovo di pakai perjudian online bisa saja bsk (beberapa wakut kedepan) di pakai oleh Teroris dan Bandar Narkoba untuk memudahkan transaksi. sistem digital ini bisa mengakibatkan kejahatan internasional.

BAGIKAN BERITA INI KE:

0 Response to "Dompet Digital Akan Menjadi Kejahatan Terorisme"

Post a Comment